cerita ku

suatu ketika, ku bersama temanku pergi bermain, karna sebang mengisi hari liburku. ketika ku sedang pergi ke kebun untuk membawa tanaman milik nenek ku yang tadinya sudah di dipanen oleh nenek ku.
kemudian ku membawanya tiba tiba ada seorang kake kake yang sedang bekerja di kebun. tapi, ia malah menuduhku, dan aku langsung dikejar olehnya. aku lari, dan kakek itu terus mengejarku sampai ku kelelahan.
ketika kakek itu sedang mengejatku aku segera bersembunyi tibohon yang cukup bedar. kemudian kakek itu kembaki lagi kekebin itu untuk bekerja.
lalu setelah kake itu kembaki, aku kembali pulang untuk memberikan tannaman itu. setelah ku ke memberikan tanamanitu, aku pergi bermain bersama teman temanku. aku pergi bermain kesebuah tempat yaitu hutan. dihutan itu aku bermain umpet umpetan .
ketika ku sedang bermain umpet umpetan ada seorang teman ku yang terjatuh, kakinya tersangkut keakar pepohonan. sebab itu teman ku terjatuh. dan kemudia terdengarlah suara azan, lalu kita pergi pulang kerumah masing masing untuk melaksanakan sembahyang shalat zuhur.
ketika sudah bersembahyang, aku bergi ke mesjid untu mengaji. sesudah ku sudah datang kemesjid aku mengaji bersama temanku.   ketika ku mengaji guru ngaji ku ada perlu, jadi mengaji hari ituh sebentar. ketika ku usai mengaji, aku pergi bermain sepak bola bersama teman temanku.
ketika sedang bermain ada sekelompek tim sepakbola dari desa lain mengajak kita bertarung sepak bola. permainan pun dimulai, aku sebagai penjaga gawang. teman ku terus menyerang pertahanan lawan dantidak kunjung masuk ju ga. sudah lama kemudian akhiranya masuk juga, jadi kita menang dengan skor: 1-0 dan hari pun sudah sore, akhirnya permainanpundiselesaika. aku pergi kembali pulang kerumah. sekianlah cerita ku.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

puisi rakyat

Rakyat

jejakku curahkan keperkasaan
dengan gelarnya pita membelit suara
yang merobek arti anarkis
jadi lembah putih

dengan gocangan aku tertawa
memamerkan deret bahasa di mulut
karena tanpaku dunia tenang, sepy-sepoy
tapi tanpaku dunia menangis, kesepian


mreka yang merebut kebahagiaan kalian,
bukan aku !
aku bercelotek untuk kalian,
mereka bercelotek untuk uang.
aku rakyat, terpenjara
mereka pejabat, leluasa
dalam permainan peta umpe ini.

yapi aku yang super leluasa dari korupsi


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS